Sabtu, 18 Agustus 2018

Bigbet99 adalah situs judi bola resmi, agen bola terpercaya serta bandar taruhan bola online di Indonesia dengan bonus terbaik. agen bola resmi sbobet, maxbet, sbobet casino, judi online, agen sbobet online dan casino online. Whatsapp: +6282311818925 | BBM: Bigbet99 | LINE: cs.bigbet99

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Christian E

TERBENTUKNYA SANG CHRISTIAN ERIKSEN: DARI AWAL DIA ADALAH PESEPAK BOLA YANG ‘WOW’

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – ||BBM : Bigbet99 | WA : +6282311818925|| – Hal pertama yang menarik perhatian pengunjung ke Middelfart Boldklub adalah jumlah lapangannya yang banyak. Ada banyak tempat ruang untuk mempelajari sepak bola disini, di tempat yang kaya ini di tengah-tengah Denmark, akan tetapi, disana juga harus ada nafsu juga. Sekitar 600 pemuda yang berusia antara 5 hingga dan 17 tahun, diambil dari komunitas yang lebih luas berjumlah sekitar 37 ribu jiwa, saat ini sudah terdaftar dan, jika jumlahnya terlihat besar, itu sebenarnya bukan hal yang sulit pada saat ini. “Nama itu berarti sesuatu sekarang,” ujar Claus Hansen, sang ketua. “Ketika anak-anak mulai bermain sepak bola mereka berpikir: ‘Christian Eriksen berasal dari Middelfart – Saya ingin bermian di Middelfart juga.'”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Hansen berbicara dari dalam rumah klub cerdas, sederhana yang terbuat dari batu bata merah, berdiri di depan sebuah tembok yang memamerkan baju yang ditanda tangani, pada berbagai saat di sepanjang karirnya, dengan anak laki-laki favorit di klub itu. Pada bulan Maret ini dan, dengan kebetulan, malam dimana Eriksen dan Denmark akan menghadapi Panama di pertandingan persahabatan sebelum Piala Dunia. Ruangan itu pasti akan penuh sesak seperti biasanya, mata terkunci pada televisi di arah sebaliknya, hanya dengan seperti itu, Hansen mengatakan dengan bangga, kapanpun pertandingan Tottenham sedang ditayangkan.

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Dalam perjalanan masuk para pengunjung harus melewati lapangan pertama yang pernah digunakan Eriksen ketika dia berusia lima tahun – yang hari ini sebuah segi empat asal-asalan dengan gawang kecil di tiap sisinya yang dibuat dengan titik-titik. Itu adalah, pada awalanya, sebuah jalan yang dilalui dengan baik. Tiga dekade sebelum dirinya Hansen sudah memulai menendang bola di tempat yang sama, berlanjut untuk bermain dengan tim pertama Middelfart bersama dengan ayah Eriksen, Thomas.

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – “Seorang pemain yang baik, mahir, bermain di sisi kiri dan membuat banyak gol,” ingat Hansen terhadap Thomas, seorang sales suku cadang mobil yang tinggal hanya beberapa ratus meter dari situ, rumah keluarga itu terlihat sedikit dibalik lapangan dibelakang sana. Christian akan menonton pihak senior bermain – “Ketika kami keluar dia akan selalu berkata, ‘Kau bermain dengan bagus hari ini,’ bahkan ketika kami kalah” – namun kesadaran kesadaran bahwa dia akan, dengan segera, menjadi diatas dari sebagian besar yang lainnya mencoba keberuntungan mereka di sebuah kota yang lebih dikenal pada hubungannya dengan industri minyak datang dengan cepat.

“Kami memiliki banyak anak yang bagus tapi tidak ada yang seperti Christian: ketika dia masih kecil, semua orang bisa melihat bahwa dirinya adalah spesial,” ujar Hansen, seorang pria lucu yang siap tertawa. “Lebih dari itu, dia adalah orang yang selalu membantu semua orang lain. Dia adalah pemain terbaik dari awalnya namun dia tidak pernah mengatakan hal itu. Christian itu dulunya, dan masih hingga sekarang, seorang anak yang baik – baik hati, sopan, ramah.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Ikatan para Eriksens sangat dekat. Thomas adalah salah satu dari pelatih Christian dan kesuksesan tidak pernah jauh darinya. Pada tahun 2004 tim U-12 milik Middelfart menyelesaikan pada posisi ke lima di seluruh Denmark; pada tahun itu grup usianya juga menyelesaikan dengan tidak terkalahkan pada kejuaraan lokal Funen – pulau tengah di negara itu – untuk ketiga kalinya dalam empat tahun. “Kami mencoba dan mengajarkan kepada mereka bahwa mendapat bola itu bagus, bagus juga untuk bisa melakukan sesuatu dengan itu dan membuat kita dengan cepat ke gawang milik lawan,” ujar Hansen, menunjukkan ke daftar sebuah “Garis Biru” yang menceriterakan sejarah klub berusia 70 tahun itu. “Kami bermain kedepan bukan kebelakang.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Eriksen sedang bergerak menuju ke arah itu juga. “Dia adalah pemain teknis paling baik yang pernah Saya lihat, cukup unik,” ujar Anders Skjoldemose, sedang duduk di sebuah kantor di tempat latihan di Odense BK. “Namun dia juga adalah pemain tim. Semua orang bisa melihat bahwa dia adalah invidu terbaik tapi dia juga sama terbaiknya ketika bekerja untuk tim.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Pada hari-hari ini Skjoldemose bekerja di departemen komersial tingkat atas klub itu namin pada tahun 2005, ketika Eriksen yang berusia 13 tahun melakukan perjalanan 30 mil dari Middelfart, dia merupakan jantung dari operasi pemuda mereka. “Middelfart selalu memiliki satu atau dua pemain yang cukup bagus,” ujar dia, dan pada tahun itu mereka adalah Eriksen dan teman dekatnya Rasmus Falk, yang sekarang bermain untuk FC Copenhagen. Pasangan itu telah menjadi aksi ganda yang cukup mapan.

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Tonny Hermansen, kepala akademi Odense saat ini dan manta pelatih Eriksen pada tingkat daerah, mengingat sebuah pertandingan antara tim U-12 Middelfart dengan rival mereka TPI yang nanti dimana mereka unggul dengan skor 4-0 di paruh waktu. Dengan 20 menit pada babak kedua TPI, yang termasuk padanya adalah anak Hermansen, tertinggal dengan skor 8-4. “Christian dan Rasmu baru saja mendapat bolanya, pa pa pa pa pa, bermain main diantar mereka, memasukkan ke gawang, mengambil bolanya kemudian memulai kembali,” ujar dia. “Mereka yang membuat semua gol itu. Jika Anda menanyakan orang yang bermain pada saat itu, mereka pasti masih ingat.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Hal berlanjut pada nadi yang sama di Odense, ketika grup usia mereka akan memenangkan gelar nasional pada tahun 2006. Skjoldemose, yang dengan langsung melatih mereka pada tingkat U-16, dengan cepat menyadari “semacam suasana ajaib yang menyelimuti tim itu”, keseriusan Eriksen dan kedewasaanya membuat dia berbeda. “Dia diundang ke dalam ujian di luar negeri di tempat seperti Chelsea dan Milan,” ujar dia. “Ketika dia kembali para orang di ruang ganti akan berkata” ‘Bagaimana itu tadi di Milan?’ namun dia hanya akan menjawab, ‘Iya, itu baik-baik saja. Apa kau siap untuk sesi lainnya sekarang?’ Setiap anak lain pasti sudah berjalan di langit.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Di luar pada lapangan Odense Nomor 1, Eriksen akan mencetak tendangan bebas lagi dan lagi, lakukan dan ulangi. Duduk di sebelah Skjoldemose, Hermansen mengambil laptopnya dan mengambil sebuah DVD rekaman kemampuan teknis yang dia buat untuk FA Denmark pada tahun 2005, satu yang masih ditunjukkan dalam seminar di seluruh benua pada saat ini. Itu menunjukkan khususnya pada satu murid bintang. “Sentuhannya ke bola – berusia 13 tahun!” teriak dia, seolah-olah dia melihat Eriksen untuk pertama kalinya, ketika sang anak itu mengoper dan menggiring, namun bagian rekaman yang paling familier adalah tendangan yang secara teknis ditempatkan dengan sempurna, di belokkan menuju bagian pojok gawang. Enam dari 41 gol di dalam Liga Premier telah terjadi seperti itu dan ada rasa semangat pada saat melihat kejadian lampau dari masa depan yang tidak terbantahkan itu.

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Pada tahun 2008 lah ketika Eriksen, yang saat itu berusia 16 tahun, bergabung dengan Ajax. Hermansen percaya bahwa, waktu dulu itu, dia menemukan bahwa kesempatannya sebagai tim utama akan sulit datang di Odense – itu bukanlah gayanya, kata dia, untuk klub Denmark percaya kepada para pemudanya, bahkan dengan bakat yang luar biasa. “Itu cukup cerdas dari mereka,” kata dia kepada pilihan Eriksen. “Saya pikir mereka tahu 100% apa yang mereka ingin lakukan dengan Christian dan bagaimana caranya. Amsterdam berjarak lima atau enam jam perjalanan dengan kendaraan. Mereka selalu memiliki orang Denmark diasana dan emreka selalu bermain jenis sepak bola ang diinginkan keluarga itu.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Morten Olsen pertama kali menyaksikan Eriksen bermain pada bulan November 2009, dua bulan seblum promosinya ke tim utama Ajax. Tim U-17 Denmark sedang bermain pertandingan persahabatan melawan Perancis dan Olsen, hampir satu dekade pada 15 tahun tugasnya sebagai pelatih tim senior nasional, menemukan dirinya telah terpaku.

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – “Setelah lima menit menonton, Saya mungkin lebih baik pulang ke rumah,” ujar dia kepada Guardian. “Dia bermain melawan pihak yang kuat secara fisik namun tekniknya, mentalitasnya, semuanya langsung sangat jelas. Dari awal dia adalah apa yang kita sebut dengan pemain sepak bola yang ‘wow’.” Pada bulan Maret selanjutnya Eriksen berada di skuad Olsen; tiga bulan setelah itu dia akan menjadi pemain termuda di Piala Dunia di Afrika Selatan, tampil melawan Belanda dan Jepang.

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Jalannya menuju menjadi pusat sepak bola negaranya sudah dipastikan, walau disana terkadang terdapat halangan kecil di jalannya. Jika ada satu hal yang kurang di diri Eriksen, yang dipikirkan oleh pelatihnya di Odense, itu adalah sedikit api dan belerang; jalannya dari awal telah selalu membiarkan bolanya berbicara namun Olsen berpikir bahwa, bermain untuk Denmark, itu telah membuat dirinya masuk terlalu banyak kedalam pasif. Pada bulan Oktober tahun 2014 dia dengan tegas menyalahkan Eriksen atas kekalahan kualifikasi Euro 2016 melawan Portugal, mengatakan bahwa sang pemain tidak berhasil mengontrol pertandingan dan itu tadi adalah “bukan Ajax lagi…bukan perkembangan”.

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – “Dia adalah satu-satunya orang di tim nasional yang pernah Saya kritik seperti itu setelah pertandingan,” ujar Olsen. “Normalnya Saya melakukannya di dalam ruangan namun Saya berkata pada diri Saya sendiri bahwa dia pasti bisa melalu itu – dan bahwa dia harus hidup melalui itu. Karena dia pemain dengan jenis seperti itu, dia harus belajar untuk hidup dengan tanggung jawab. Beberapa orang mengatakan bahwa Saya terlalu kasar namun pada saat itu Saya harus menekan tombol lain pada Christian Eriksen, mengenal dia itu manusia dan pemain sepak bola seperti apa.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Itu adalah tendangan yang diperhitungkan dengan hati-hati pada sisi belakang. Pada 20 pertandingan internasional Eriksen berikutnya dia mencetak 15 gol, termasuk sebuah hat trick di Dublin yang menyebabkan Denmark ikut kedalam Piala Dunia. Pada hari ini gaya dari tim itu, dibawah pelatih saat ini, Afe Hareide, didesain untuk memposisikan dirinya di dalam area dimana dia bisa menyakiti musuh hingga tingkatan dimana tidak ada yang bisa menyaingi dirinya. “Bahkan pada hari yang buruk, Christian akan berlari 13 atau 14 km untuk timnya,” ujar Olsen. “Jadi kami tidak pernah bisa benar-benar mengatakan dia melakukan permainan buruk. Jika dia dan timnya bisa menemukan formasi bersama, Saya pikir Denmark bisa menjadi kejutan di Russia.”

Bursa taruhan bola depo 25 ribu – Mau mereka benar atau tidak melakukan itu, Eriksen sudah hampir pasti kembali di Middelfart nanti pada musim panas ini, tinggal bersama kedua orang tuanya dan mengujungi teman-teman lamanya. Dia akan menyaksikan lapangan Middelfart Bldklub dibangun dengan 35 ribu poundsterling yang mereka terima dari kepindahannya dari Ajax ke Tottenham; mungkin dia juga akan mampir ke sekolah lamanya, Lillebaelt, yang domana “Cruyff Court” membawa namanya dan diwariskan pada saat dia berada di Eredivisie. Sebuah kota yang sederhana dan keturunannya yang sama-sama santun telah melayani dengan baik satu sama lain.

“Itu akan bagus jika bisa memiliki yang seperti mereka setiap 10 tahun sekali tapi tidak ada yang bisa menjanjikan hal itu,” ujar Hansen. Penyesalan adalah hal yang tidak perlu; karena klubnya sudah menghasilkan bakat selama bertahun tahun.